Thursday, 23 May 2013

Internal Quality Audit ISO 9001: 2008



    

Definisi Audit
Proses yang sistematis, independen dan terdokumentasi untuk mendapat bukti audit dan mengevaluasinya secara obyektif untuk menetapkan sejauh mana kriteria audit telah terpenuhi


Tujuan dan Prasyarat
  • Bagaimana merencanakan, melakukan, mengevaluasi dan melaporkan audit mutu internal sebagai salah satu alat perbaikan berkelanjutan.
Proses Audit
  • Keuangan, mutu, lingkungan, IT security
  • Sistem, proses, produk
  • Internal. external pihak kedua, external pihak ketiga
  • Desk audit, on-site audit
Keuntungan 
  • menunjukan kekurangan dan kelebihan 
  • deteksi awal terhadap potensi ketidaksesuaian 
  • memperlihatkan bukti ketidasesuaian pada sistem manajemen mutu
  • mengidentifikasi area untuk improvement
  • meninjau kesiapan untuk audit oleh pihak luar 
  • meningkatkan kualitas
  • memelihara kesadaran akan mutu
  • mengukur efektivitas sistem mutu 

Prinsip Audit

a. Sikap beretika - terpercaya, jujur, menjaga rahasia dan bijak
b. Presentasi yang adil - melaporkan sesuai kenyataan dan akurat 
c. Kehati-hatian - cermat dan penuh pertimbangan 
d. Indenpenden - tidak berpihak dan objektif
e. Berdasarkan bukti - dapat diverifikasi dan diulang denganhasil yang sama (sample mewakili)
f. Terencana - kesediaan kedua belah pihak 
g. Mirror function - memberitahu suatu masalah tanpa menyalahkan 
h. Focus - telusuri suatu masalah hingga ke akarnya 
i. Sampling - keseimbangan antara cakupan vs kedalam audit


Kriteria Audit:
serangkaian kebijakan/prosedur/persyaratan yang digunakan sebagai acuan pembanding

Bukti Audit:

Catatan, pernyataan fakta atau informasi lainnya (kualitatif ataupun kuantitatif) sebagai hasil implementasi yang berhubungan dengan kriteria audit dan dapat diverifikasi

Temuan Audit:
Hasil evaluasi/perbandingan antara bukti audit yang terkumpul dengan kriteria audit 

Kesimpulan audit:
Keluaran dari suatu audit yang dibuat oleh tim audit setelah mempertimbangkan tujuan audit dan semua temuan audit  


Penunjukan Auditor
  • Independen dari proses yang akan diaudit
  • Mengetahui secara umum proses dan departemen yang akan diaudit
  • Memahami persyaratan standar dan peraturan yang berlaku pada proses yang akan diaudit 
Fungsi Internal Auditor
  • Katalis Improvement
  • Perantara bagian/departemen
  • Penasihat 
  • Reporter
 Monitoring
  • Tiap tahapan dan siklus audit
  • Umpan balik mengenai jadwal audit, laporan audit dan permintaan tindakan perbaikan/catatan ketidak-sesuaian
  • Update rencana setelah umpan balik diterima





sumber: Mitra Prosolusi