Tuesday, 24 June 2014

Memaknai bertambahnya usia dengan bersyukur






Tepat hari ini, Selasa, 24 Juni 2014, 49 tahun yang lalu, sebagai ciptaan Nya yang telah diberi kesempatan untuk  menikmati indahnya dunia dengan segala fasilitas yang diberikan oleh-Nya, sudah selayaknya aku mensyukuri semua ini dengan membuktikan bakti dan pengabdianku pada-Nya.

Kini, bertambahnya usia, yang pada hakekatnya berkurangnya jatah waktu hidupku di alam fana ini, ingin aku isi dengan hal-hal positif sesuai dengan yang telah digariskan-Nya dalam Kitab suci Al-Quran, dan juga melalui sabda-sabda Nabi-Nya, yakni Muhammad Saw.

Aku ingin menjadi orang yang lebih baik dari sebelumnya. Aku ingin menjadi lebih bermanfaat, bagi suami, anak2, diriku sendiri  dan orang lain. Aku ingin setiap kehadiranku, di mana pun aku berada mampu memberikan nilai positif pada sekelilingku. Bertambah usia, bukan untuk dirayakan dengan hal-hal kontraproduktif, yang justru melenakan dari makna hakiki serta esensi pertambahan usia. Bertambah usia, tidak untuk dijadikan kesempatan merasa ‘lebih’ dari orang lain. Tetapi, pertambahan usia hendaknya dijadikan sarana untuk merefleksi, introspeksi diri atas apa yang telah diperbuat selama ini. Apakah rentang kehidupan yang telah dijalani lebih bernilai positif, ataukah justru sebaliknya? Apakah selama diberi kesempatan hidup hingga saat ini, sudah dimanfaatkan untuk beramal sholih atau tidak?

Berapa pun lamanya usia hidup kita, berapa pun panjangnya umur kita, tidak akan berarti apa-apa ketika tidak diisi dengan serangkaian aktivitas positif (amal sholih). Rasulullah SAW pernah memberikan statemen: “Sebaik-baik manusia adalah yang diberi umur panjang dan diisi dengan amal sholih. Dan seburuk-buruk manusia adalah yang diberi umur panjang dan umurnya dihabiskan untuk hal-hal negatif”.

Untuk itu, berkaitan dengan upaya mensyukuri pertambahan usia, yang kini sudah menginjak angka 49 ini, saya memohon kepada Allah SWT untuk selalu diberi keteguhan hati, kesabaran jiwa dalam menjalani hidup dan kehidupan di dunia yang penuh dengan godaan ini, agar senantiasa berada di jalan-Nya. Aku memanjatkan doa kepada-Nya agar sisa umur yang entah masih berapa lama lagi bisa aku manfaatkan dengan sebaik-baiknya. Aku ingin terus menunjukkan pengabdianku pada-Nya, baktiku pada suami dan anak-anak serta orang tuaku, serta menebar kebaikan kepada sesama, sebagai ladang amal, investasi akhirat yang kelak akan aku tuai hasilnya di hadapan-Nya.

Semoga bertambahnya usia ini menjadikan aku lebih baik dari sebelumnya dalam segala hal. Jika dengan bertambahnya usia ini baik untuk kehidupanku kelak, panjangkan usiaku dan berkahilah ...Namun jika dengan bertambahnya usia ini buruk dan lebih banyak mudharatnya bagi diri dan orang lain, jemputlah aku dengan rahmatMu ...
Kuatkanlah iman dan islamku, Sehatkan lahir bathinku,
Khusnul khotimahkan hidup dan matiku ...

Amiin..Ya Rabbal ‘Alamin…